Woodstock: Mengintip Perjalanan Festival Paling Ikonis di Dunia

Woodstock: Mengintip Perjalanan Festival Paling Ikonis di Dunia – “3 Days of Peace and Music” akan selamanya dikenang sebagai salah satu slogan yang mengubah budaya populer. bagaimana mungkin? Saat itu, generasi muda di Amerika Serikat sudah muak dengan rezim yang mengobarkan perang di Vietnam. Kaum muda akan terpengaruh oleh program “wajib militer” atau “dinas militer”.

Woodstock: Mengintip Perjalanan Festival Paling Ikonis di Dunia

Sumber : selipan.com

 Baca Juga : Mengenal Woodstock 1969: Festival Musik yang Mengubah Amerika

Sikap halus muncul. Komunitas hippie tumbuh dan terus mengkritik tindakan pemerintah AS. Dari tanggal 15 hingga 18 Agustus 1969, Wootstock memegang rekor sejarah untuk pertama kalinya. Kedatangannya sangat dipuji. Bagi siapa pun yang menolak agresi militer Amerika, ini adalah karnaval dan suara. Saat itu, setiap orang yang hadir menginginkan perdamaian.

Festival ini mewujudkan ide gila dari empat sahabat: Michael Lang, Artie Kornfeld, John Roberts dan Joel Rosenman. Mereka terobsesi untuk menghasilkan pertunjukan musik yang luar biasa yang mewakili satu generasi dan dikenang oleh orang-orang dari segala usia. Momen di Woodstock 69 bertepatan dengan rasa jijik dari generasi muda saat itu.

Woodstock (J. Penonton kemudian menjadi tak terbendung, dengan target 150.000 pengunjung melebihi 450.000. Tanah luas di pinggiran Bethel White Lake segera menjadi tempat perkemahan bagi kaum hippies di seluruh Amerika Serikat.

3 hari penuh kegiatan intim, narkoba, madat, alkohol serta bermacam perihal ilegal yang lain terjalin di situ. Woodstock‘ 69 memanglah berjalan tanpa kekacauan, pergelaran ini telah dibidik hippie selaku media melantamkan tindakan rukun serta adat aduan. Pergelaran ini terhitung sukses menikamkan pilar asal usul pergerakan kalangan belia masa baby boomer dengan perdamaian lewat biasa nada.

10 tahun berjarak, Woodstock berupaya membangkitkan ingatan di tahun 1969. Hingga digelarlah Woodstock‘ 79 di Madison Square Garden, New York. Tidak banyak perihal istimewa terjalin di Woodstock 79, mengenang selebrasinya tidak di rasio yang tidak sangat besar.

Pentas cuma diisi jamming session oleh with Richie Havens, Taj Mahal, Alhaji Bai Konte, Dembo Konte, Country Joe and the Fish, Canned Heat, Jeff” Skunk” Baxter serta Elliott Randall. Tidak hanya itu, kegiatan ini pula dimeriahkan oleh Rick Danko, Jorma Kaukonen, Stephen Stills, Paul Butterfield serta Johnny Winter.

Selaku pergelaran yang membekas di isi kepala banyak orang, Woodstock berupaya buat senantiasa hidup. Pas di tahun 1989, seseorang musisi folk, Rich Pell berinisiatif memperingati 20 tahun Woodstock. Dirinya dibantu Will Hoppey menyiapkan Woodstock‘ 89 yang kembali diselenggarakan di posisi aslinya, ialah pinggiran kota Bethel.

Dikunjungi cuma dekat 1. 500 orang, Woodstock‘ 89 kerapkali diucap selaku Woodstock yang terabaikan. Rich Pell tidak berupaya mengulangi kesuksesan Woodstock‘ 69 yang yampaknya susah buat ditandingi oleh pergelaran apapun. Ia cuma mau memperingati kembali serta berhura- hura saja, hingga Woodstock‘ 89 tidak digarap dengan sedemikian itu akbar.

Para penampil pula tidak sangat berkesan eksklusif, apalagi terkesan diseleksi dengan cara asal. Promosinya cuma ke mulut ke mulut, apalagi banyak pemirsa bawa santapan serta minuman sendiri sebab sebagian tenda- tenda mengkonsumsi tidak aktif.

Satu yang bisa jadi membekas merupakan gimana eklips bulan keseluruhan terjalin di malam Woodstock‘ 89 diselenggarakan. Pemirsa beramai- ramai menyanyikan“ Call Down The Moon” buatan Man yang dikomandoi oleh Jack Hardy.

Di tahun 1994, Woodstock merambah umur perak 25 tahun. Versi ini diselenggarakan di area Saugerties. Bagi informasi eksekutor, 160. 000 lembar karcis terjual habis, tetapi pemirsa yang muncul serta memenuhi zona pergelaran memegang nilai hingga 550. 000.

Panorama alam khas Woodstock‘ 94 merupakan banjir lumpur, sampai- sampai lebih bersahabat diketahui dengan julukan Mudstock. Greenday jadi band yang berkenan dihujani lontaran lumpur oleh para pemirsa yang muncul. Walaupun demiliam, Billy Joel Armstrong, Tre Cool serta Mike Dirnt acuh tak acuh hingga pementasan berakhir.

Kisah-kisah gila terus bermunculan di panggung Woodstock ’94. Aphex Twin harus berhenti di tengah daftar karena penggunaan nama samaran dalam kontrak. Shannon Hoon (penyanyi melon buta) muncul dengan pakaian wanita. Karena banyaknya konsumsi LSD dan hujan berlumpur , dia mengalami halusinasi.Ketika Primus (Primus)) Saat memainkan “My name is mud” ke paku sembilan inci yang sengaja mengolesi tubuhnya dengan lumpur, itu mencerminkan kegembiraan Woodstock ’94.

5 tahun setelahnya, Woodstock memperingati hari jadi ke- 30 di Woodstock‘ 99. 400. 000 orang memenuhi pinggiran kota New York, persisnya di Rome. Sayangnya, era ini merupakan era sangat edan di mana nyaris seluruh para anak belia di Amerika terkena meriang narkotika tipe opiat serta obat penenang.

Anthony Kiedis, vokalis Red Hot Chili Peppers yang tampak dengan rambut putih, mengatakan kalau pentas Woodstock’ 99 lebih mendekati akhir zaman dibandingkan pergelaran nada. Red Hot Chili Peppers tampak memukau dengan banyak gimmick: Flea telanjang sejauh set, Frusciante mabuk keseluruhan, Chad Smith tidak menyudahi mengisap ganja.

 Baca Juga : Tempat Terbaik Menyaksikan Music Live di Jalanan Austin, Texas, USA 

Kiedis tidak berlebihan, Woodstock ’99 adalah bencana. Persaingan terus berkecamuk dan riuh. Menara penyiaran MoreMusic dirobohkan penonton, dan lebih dari 10.000 orang terluka akibat insiden yang terjadi saat Limp Bizkit mengguncang panggung.

Menurut laporan, ketika Metallica muncul, David DeRosia ditemukan terbaring di tengah lubang, dan diduga meninggal karena overdosis obat bius. merangkak. Korn juga melaporkan beberapa kasus pemerkosaan saat dia berkuasa.

Performa kasar pula diperlihatkan oleh para anak kencana dasawarsa 90- an. Rage Against The Machine dengan bagak memainkan“ Killing In The Name” sembari membakar bendera Amerika yang membuat pit malam itu amat merajalela.

Tahun ini, Woodstock seharusnya memperingati umur kencana 50 tahun. Tetapi sebab bermacam tipe permasalahan yang mengenai, mulai dari antipati permisi sampai perginya penanam modal dan regu penciptaan, jadi aspek penting gelaran Woodstock 50 sah ditiadakan.

w00tstock - Informasi Berita Seputar Pertunjukan touring acara musik dunia - "3 Hours of Geek & music"