Woodstock Masuk Kategori 6 Festival Musik Terbesar di Dunia

Woodstock Masuk Kategori 6 Festival Musik Terbesar di Dunia – Berpartisipasi dalam festival musik telah menjadi gaya hidup sebagian masyarakat di kota-kota besar, terutama bagi mereka yang sangat menyukai musik. Tentu saja, langsung masuk ke program musik berbeda dengan mendengarkan musik melalui music player.

Woodstock Masuk Kategori 6 Festival Musik Terbesar di Dunia

Sumber : liputan6.com

Selain itu, bisa bertemu langsung dengan penyanyi favorit menjadi daya tarik lain saat menghadiri festival musik. Kegiatan festival musik kerap dibanjiri oleh penikmat musik dari berbagai negara.

Bahkan banyak orang menyempatkan diri mengikuti festival musik yang diadakan di luar negeri untuk mendapatkan pengalaman sendiri. Dilihat dari besarnya jumlah penontonnya, berbagai festival musik itu berbeda-beda, dari kecil hingga besar, ratusan ribu bahkan jutaan penonton ikut serta.

 Baca Juga : Mengintip Sejarah Berbagai Festival Musik Terpopuler di Indonesia Yang Tak kalah Dengan 3 Hours of Geek and Music

1. Woodstock

Sumber : Woodstock

Woodstock Music Festival adalah festival musik rock, pop, metal dan folk yang diadakan di Kostrzyn, Polandia. Penonton tidak perlu membayar tiket untuk mengikuti festival ini. Pada tahun 2014, 750.000 orang berpartisipasi dalam festival dengan motto “Cinta, Persahabatan, dan Musik”.

2. Donauinselfest

Source : bimbimbikes.com

Festival Musik Donauinselfest yang diadakan di Wina, Austria adalah festival musik terbesar di dunia saat ini. Pada tahun 2016, Donauinselfest menarik 3,1 juta orang dari berbagai negara untuk berpartisipasi. Pada festival musik yang diadakan di sebuah pulau kecil di tengah sungai Donau, banyak musisi terkenal dunia, seperti Mozart, tampil di sana. Donauinselfest diadakan setiap awal musim panas, dengan 200 pertunjukan musik dalam 11 panggung.

3. Mawazine

Sumber : festicket.com

Festival Musik Mawazine adalah festival musik tahunan yang diadakan di Maroko. Festival musik 2015 dihadiri kurang lebih 2,7 juta orang. Festival ini sering kali dihadiri musisi hebat seperti Justin Timberlake, Christina Aguilera dan banyak tokoh besar di Afrika. Festival ini digelar sebagai bentuk apresiasi musik yang digagas oleh Raja Mohammed IV. Festival Musik Mawazine diadakan di Rabat pada awal Mei setiap tahun.

4. Summerfest

Sumber : tmj4.com

Summerfest merupakan festival musik terbesar yang ada di Amerika Serikat. Selama 11 hari, pada tahun 2016, lebih dari 800.000 penonton berpartisipasi dalam Summerfest. Namun harga tiket Summerfest terbilang cukup murah yaitu hanya US $ 20 atau sekitar Rp 280.000.

5. Rock in Rio

Sumber : festicket.com

Rock in Rio adalah festival musik terbesar di Amerika Selatan yang diadakan di Rio de Janeiro, Brazil. Musik rock Rio de Janeiro diadakan setiap dua tahun. Pada 2015, penonton Rock di Rio de Janeiro mencapai 700.000. Festival ini juga diadakan di kota-kota lain seperti Madrid dan Lisbon. Penyanyi yang tampil di festival ini antara lain Rihanna, Queen, Metallica, dll.

5. Sziget

Sumber : fulldome.pro

Festival Musik Sziget diadakan di Budapest, Hongaria setiap bulan Agustus. Sziget adalah salah satu festival musik terbaik di Eropa selama seminggu. Pada tahun 2016, sebanyak 496.000 penonton dari seluruh dunia mengikuti festival musik ini.

 Baca Juga : Single Hits by Justin Bieber

6. Electric Daisy Carnival

Sumber : insomniac.com

Electric Daisy Carnival, umumnya dikenal sebagai EDC, adalah festival musik dansa elektronik terbesar di Amerika Utara. Acara unggulan tahunan ini sekarang diadakan pada bulan Mei, di Las Vegas Motor Speedway dan Orlando.

Acara ini terutama menampilkan produser dan DJ tari elektronik, seperti Armin van Buuren, Calvin Harris, Diplo, Alesso, Dillon Francis, Martin Garrix, Zedd, Afrojack, Seven Lions, NGHTMRE, Yellow Claw, dan Tiësto. Festival ini menggabungkan berbagai musik elektronik, termasuk house, techno, drum and bass, dan dubstep. Sponsor acara EDC terbaru termasuk Corona, Smirnoff, Uber dan Tinder.

EDC dibuat dengan tujuan memanfaatkan musik dan seni untuk menginspirasi individu. Selain musik, individu mengalami superstruktur tiga dimensi, lingkungan glow-in-the-dark yang berwarna-warni, dan flora dan fauna yang diinfus LED.  Bagian dari pengalaman ini adalah instalasi seni interaktif yang tersebar di seluruh EDC, berbagai artis karnaval yang berjalan di sekitar kerumunan, dan berbagai wahana karnaval yang mendebarkan dan menenangkan. Tujuannya pada akhirnya agar EDC menjadi tempat di mana orang dapat terhubung, di dalam dan di luar lantai dansa.

Sejak awal, acara EDC lainnya telah diadakan di negara bagian lain dan luar negeri, termasuk Meksiko, Puerto Rico, Inggris, Brasil, Jepang, dan India. Saat ini, EDC diadakan setiap tahun di Orlando, Cina, dan Meksiko, bersama dengan acara utama Las Vegas.

Pada tahun 2009, EDC menjadi acara dua hari, dan pada tahun 2011 menjadi acara tiga hari yang menarik 230.000 orang. Pada 2015, ia menarik lebih dari 400.000 selama tiga hari (134.000 per hari). Pada tahun 2018, EDC Las Vegas memperluas festival dengan menyertakan pengalaman berkemah di tempat. Iterasi terbaru dari festival ini telah menampilkan delapan tahap, masing-masing dengan set unik dan genre tertentu dari EDM. 18 wahana karnaval, empat kincir ria, dan staf lebih dari 5.000 orang mengisi acara di Las Vegas Motor Speedway. Pada 2019 akses untuk membeli tiket ke EDC diperluas ke aplikasi ponsel untuk kenyamanan. Seperti yang dilansir Wikipedia

w00tstock - Informasi Berita Seputar Pertunjukan touring acara musik dunia - "3 Hours of Geek & music"